Harga Sebuah Senyuman

Oleh : Yati Sumiati

Email : yati.sumiyati1967@gmail.com

Tugas : MIN 13 Jakarta

 

“Tabassamuka fii wajhi akhiika shodaqoh”, senyummu kepada saudaramu adalah sedekah. Dalam agama Islam sebuah senyuman yang tulus ,ikhlas memiliki nilai ibadah sedekah.
Rasulullah SAW merupakan sosok pribadi yang senantiasa tersenyum ketika bertemu dengan siapapun. Beliau tidak pernah memilih untuk tersenyum atau tidak ketika bertemu seseorang.
Ketika beliau bertemu dengan kelompok hartawan ataupun miskin beliau tetap menampakkan senyum terindahnya. Ketika beliau bertemu dengan para cendekiawan Muslim dan orang – orang yang belum berilmu ,beliau tetap tersenyum.
Seseorang yang senantiasa mudah menampakkan senyuman yang indah diwajahnya adalah menandakan orang tersebut memiliki kepribadian yang mulia, hati yang bersih, jiwa yang tenang, berakhlak yang tinggi.
Untuk menampilkan senyuman di wajah adalah sesuatu yang tidak mudah, butuh latihan, butuh keikhlasan, butuh ketulusan , memerlukan semangat kesadaran yang tinggi bahwa senyum adalah sedekah.
Di era masa ini ,disaat manusia sibuk dengan berbagai macam aktivitas kehidupan, di saat berbagai macam masalah yang dihadapi, dalam keseharian ,dalam kendaraan, diantara lalu lalang manusia sebuah senyuman ternyata sesuatu yang sangat berharga sehingga sulit ditemukan.
Berbahagialah kita yang masih dapat tersenyum pada saat suka ataupun duka, beruntunglah kita yang senang menampakkan senyuman , bersyukurlah kita yang dapat tersenyum kepada siapapun karena senyuman yang kita miliki akan dikenang oleh siapapun yang kenal dan pernah bertemu dengan kita.
Orang – orang yang mencintai Rasul berjuang keras untuk menampilkan senyum terindah dalam kehidupan sehari-hari. Karena senyum adalah ibadah.
Alangkah indahnya dunia ini jika semua orang sibuk untuk menampilkan senyum yang membawa suasana damai, tentram dan nyaman. Selamat berjuang untuk menampilkan sebuah senyuman.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below